Belum pernah terdengar hingga zaman ini seorang Raja yang memimpin
setenar, seindah, dan sesukses baginda Muhammad. Tiada pula manusia
yang berakhlak seindah dan seluhur Muhammad, tiada manusia yang
menandingi budi pekerti agung yang pernah menginjakkan kaki di muka
bumi, dialah manusia terindah, manusia terelok, manusia yang terbaik
yang diciptakan Allah SWT. Shalawat dan salam semoga selalu
tercurahkan kepada shohibul maqom, shohibus syafa'ah baginda Nabi
Muhammad saw beserta keluarga sahabat dan para ahlul baitnya.
Mungkin sering timbul pertanyaan siapakah Muhammad, Mengapa ia
diturunkan, dan bukankah saat sebelum ia diturunkan sudah ada agama
Ibrahim?
Siapakah Muhammad?
Tahukah apa yang diciptakan Allah sebelum segala sesuatu ini diciptakan?
Jawabannya bukanlah malaikat, bukanlah jin, dan bukanlah manusia. Lalu
apa ?
Diriwayatkan oleh Abdurrazzaaq :
Bahwasanya Jaabir bin Abdullah al-Anshaari r.a bertanya :"Demi ayah
dan ibuku, ya Rasulullah, Beritahukan kepadaku tentang sesuatu yang
diciptakan Allah sebelum segalanya yang lain?"
Jawab Rasulullah:" Wahai Jaabir, sesungguhnya Allah telah menciptakan
Nur Nabimu: Muhammad, dari nur-Nya sebelum sesuatu yang lain".
Inilah sebuah bukti betapa mulianya manusia yang tiada lisannya
bersuara kecuali untuk mengumandangkan kebesaran Illahi, Tiada setiap
langkahnya berpindah kecuali untuk menegakkan agama Allah, Tiada
keringat dan semangatnya tumpah kecuali untuk jihad fisabilillah.
Sungguh tiada yang mampu menyamai dan menggantikan beliau,
Subhanallah. "Ya Rahman, anugerahkanlah rahmat dan kesejahteraan serta
berkah kepada cahaya (Nabi saw) yang bersinar di alam semesta".
Bukankah telah kalian banyak dengar riwayat kehebatan yang terjadi
dikala penegakan islam diantara bayang kebodohan umat yang selalu
memusuhi perjuangan Nabi Muhammad Saw. Apakah kalian mampu bertempur,
berjuang dimana telah kalian ketahui jumlah musuh 3 kali lipat dari
kalian. Itulah yang terjadi di zaman Nabi saw. Lihatlah perang Badr
dimana musuh berkali-kali lipat serta bersenjata lengkap dari pasukan
muslim yang hanya 313 orang, tapi apa yang terjadi pasukan muslimlah
yang keluar sebagai pemenang. Mengapa bisa terjadi? Tahukah kalian
disitu tegak seorang panglima terhebat sepanjang masa, Muhammad tegak
berada di medan Badr, ketika perang itu terjadi Allah menurunkan
pasukan malaikat yang berjumlah 50000 malaikat dan dipimpin oleh
Jibril yang diturunkan untuk membantu kekasihNya mengalahkan kafir Qurais.
Sekarang tahukah kalian siapa Muhammad itu? Dialah kecintaan, kekasih
Allah dan juga kecintaan umatnya. Pernahkah kalian melihat manusia
yang ketika ia berludah tiada pernah ludahnya itu mencapai bumi
melainkan telah diperebutkan para sahabat, pernahkah kalian lihat
seorang yang berwudhu tetapi tiada setetes air pun yang menyentuh bumi
melainkan telah diperebutkan pula oleh para sahabat, apakah kalian
pernah melihat pula melihat manusia yang wajahnya selalu bersinar
mengalahkan keindahan bulan purnama. Dialah Muhammad, "Wahai
Mushawwir, anugerahkanlah rahmat dan kesejahteraan serta berkah kepada
Nabi saw yang wajahnya bersinar dengan cahaya". Sungguh inilah
Muhammad pria yang berperawakan tidak terlalu tinggi, namun tidak pula
pendek. Kulitnya tidak putih bule juga tidak sawo matang. Rambutnya
ikal, tidak terlalu keriting dan tidak pula lurus kaku. Beliau
diangkat Allah (menjadi rasul) dalam usia empat puluh tahun. Beliau
tingal di Mekkah (sebagai Rasul) sepuluh tahun dan di madinah sepuluh
tahun. Beliau pulang ke Rahmatullah dalam usia enam puluh tahun. Pada
kepala dan janggutnya tidak terdapat sampai dua puluh lembar rambut
yang telah berwarna putih. Inilah riwayat yang disampaikan Anas bin
Malik r.a. Sekarang berpikirlah olehmu siapa manusia yang mengalahkan
Yusuf a.s dan mukjizat para Nabi-Nabi ada padanya? Jawabnya adalah
Muhammad saw, ada sebuah riwayat yang disampaikan oleh al Bara bin
`Azib r.a, "Aku tak pernah melihat orang yang berambut panjang terurus
rapi, dengan mengenakan pakaian merah, yang lebih tampan dari
Rasulullah saw. Rambutnya mencapai kedua bahunya.Kedua bahunya bidang.
beliau bukanlah seorang yang berperawakan pendek dan tidak pula
terlampau tinggi". Ada sebuah riwayat lagi yang disampaikan oleh `Ali
bin Abi Thalib r.a, "Rasulullah saw. tidak berperawakan terlalu tinggi
dan tidak pula terlalu pendek. Beliau berperawakan sedang diantara
kaumnya. Rambut tidak keriting bergulung dan tidak pula lurus kaku,
melainkan ikal bergelombang. Badannya tidak gemuk, dagunya tidak
lancip dan wajahnya agak bundar. Kulitnya putih kemerah-merahan.
Matanya hitam pekat dan bulu matanya lentik. Bahunya bidang. beliau
memiliki bulu lebat yang memanjang dari dada sampai ke pusat. Tapak
tangan dan kakinya terasa tebal. Bila Beliau berjalan, berjalan dengan
tegap seakan-akan Beliau turun ke tempat yang rendah. Bila Beliau
berpaling maka seluruh badannya ikut berpaling. Diantara kedua bahunya
terdapat Khatamun Nubuwah, yaitu tanda kenabian. Beliau memiliki hati
yang paling pemurah diantara manusia. Ucapannya merupakan perkataan
yang paling benar diantara semua orang. Perangainya amat lembut dan
beliau paling ramah dalam pergaulan. Barang siapa melihatnya, pastilah
akan menaruh hormat padanya. Dan barang siapa pernah berkumpul
dengannya kemudian kenal dengannya tentulah ia akan mencintainya.
Orang yang menceritakan sifatnya, pastilah akan berkata: "Belum pernah
aku melihat sebelum dan sesudahnya orang yang seistimewa Beliau saw."
Dan kini apakah kalian lebih mengenal Muhammad saw, sang sohibus
syafa'ah, dan apakah kalian selalu berpikir bahwa ibadah yang kalian
lakukan sudah cukup untuk menolong kalian memasuki surga Allah SWT,
lalu bagaimana jika ibadah yang kalian lakukan masih belum mencukupi
untuk memasuki surga Allah yang Agung karena inilah cintailah Rasulmu,
bangkitkanlah sunah-sunahnya, terangilah hati dan lingkunganmu dengan
cahaya Rasul karena tiada satupun penolong di Yaumil qiyamah nanti
kecuali syafa'at Muhammad saw, semoga kita bersama-sama berdiri di
shaf terdepan dari orang-orang yang mendapat syafa'at baginda Muhammad
saw. Sungguh tiada lagi kecintaan pada makhluk kecuali milik Muhammad.
Ia saw, adalah seorang yang maksum yaitu seorang yang telah dijaga
dari segala perbuatan dosa oleh Allah SWT, tapi ia selalu memohon
ampunan, inilah tawadhu' Rasulullah Saw, yang tiada makhluk di muka
bumi ini mampu meniru tawadhu' beliau. Sungguh inilah keajaiban
penciptaan yang dibuat oleh Allah sebagai bukti kebesaran dan kasih
sayang-Nya kepada seluruh makhluk
Mungkin bila kita urai tentang siapa Muhammad sampai usia kita
habispun belum teruraikan seluruhnya
"Wahai Wahhab anugerahkanlah rahmat dan kesejahteraan serta berkah
kepada Nabi saw dan pautkanlah aku dengan hati Nabi saw dan para
pemuka agama".
Mengapa ia diturunkan ?
Setelah diangkatnya Nabi Isa a.s , tiada seorang Nabipun yang
diturunkan sehinga kebobrokan moral dan kebodohanpun merajalela,
mereka terkena bisikan-bisikan syaitan yang menjerumuskan ke dalam
lubang hitam kemaksiatan seperti penyembahan kepada berhala, ruh,
matahari, bulan, dan banyak lagi. Di sinilah disaat kebodohan memuncak
dan kebathilan menguasai perbuatan, Allah menurunkan seorang pembawa
petunjuk, pembawa kabar gembira. Ia terlahir dari rahim siti Aminah
yang mulia ayah beliau adalah Abdullah bin abdulmuttalib yang bijak
dan berwibawa, kala senja ia hirup nafas pertamanya di tanah
al-Haramain dan alam inipun bergemuruh dengan lahirnya shohibul maulud
al- Musthafa Ahmad, dan Allah pun mengirim para bidadari surga untuk
menyambut kelahiran shohibus syafa'ah yang diiringi As-sayyidah Maryam
dan As-sayyidah Asiah yang tiada akan turun para bidadari ke bumi
kecuali ketika lahirnya baginda Muhammad saw. fajarpun bersinar terang
benderang saat ia terlahir ke dunia dan keajaibanpun bermunculan
menyambutnya seperti, berhala yang ada di sekeliling Ka;bah pun roboh
seluruhnya karena terlahirnya seorang Nabi yang akan membawa kepada
cahaya tauhid dan diriwayatkan oleh Abdurrahman bin `Auf dari ibunya
Syaffa' r.a : "Pada saat Rasulullah saw dilahirkan oleh Aminah Ia
kusambut dengan kedua telapak tanganku dan terdengar tangisnya yang
pertama kali, lalu kudengar suara berkata `semoga rahmat Allah selalu
bersama dirimu' dan akupun menyaksikan cahaya terang benderang
menerangi timur dan barat". "Wahai Qabidh, anugerahkanlah rahmat dan
kesejahteraan kepada Nabi saw. yang ajarannya berisikan amalan fardhu
dan sunah".
Di sinilah terungkap mengapa ia diturunkan, bahwa sesungguhnya ia
diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam, pemberantas kebodohan dan
penyeru tauhid serta penegak Islam.
Bukankah saat ia diturunkan sudah ada agama Ibrahim?
Memang benar sebelum ia diturunkan telah ada agama Ibrahim, tetapi ia
diturunkan adalah untuk menyempurnakan agama yang dibawa para Nabi
sebelum beliau Saw. Dialah Nabi yang membawa petunjuk ajaran dimana
inilah satu-satunya ajaran yang diridhoi Allah swt yaitu Islam. Di
dalam agama inilah seluruh agama yang dibawa para Nabi sebelum
Muhammad disempurnakan. "Wahai Kabir anugerahkanlah rahmat dan
kesejahteraan serta berkah kepada Nabi saw yang memuliakan agama Allah
Yang Besar".
Bila kita melakukan penelusuran dan membuat banyak pertanyaan tentang
Nabi saw tiada akan cukup waktu yang kita miliki untuk menjawab kisah
dan kehidupan baginda Nabi Muhammad saw.
Dengan segala kerendahan diri, puji serta syukur kita hanya teruntuk
Tuhan yang satu, Tuhan Yang Agung, Tiada Tuhan Selain-Nya, Allah swt.
serta shalawat dan salam semoga selalu dilimpahkan kepada junjungan
kita, suri tauladan kita, ya Habiballah al-Musthafa Muhammad saw.
beserta keluarga, sahabat dan pengikut-pengikutny a hingga akhir zaman.
Sungguh betapa indah dan betapa beruntungnya umat Nabi saw. yang hidup
di masa beliau hidup, umat yang ikut setiap jejak langkah beliau
berjihad fi sabilillah di bawah panji la ilaha ilallah. Namun
sebenarnya kita lebih baik karena kita umat Nabi saw. yang hidup di
masa beliau telah tiada berabad-abad lalu tetapi kita selalu mencintai
dan merindukan Rasulullah saw. dan seharusnyalah bila kita mengaku
mencintai dan merindukan beliau maka ikutilah sunnah- sunnah beliau
tetapi tetap dahulukanlah yang wajib dan tahukah saudara yang sangat
dirindukan al-Musthafa Ahmad, yaitu umatnya yang hidup setelah beliau
tiada tetapi tetap pada tali Allah dan berpegang teguh padanya dan
selalu mencintai Nabinya. Sesungguhnya Nabi saw. tidak akan puas,
tidak akan bahagia, tidak akan senang jikalau seorang dari umat beliau
masih berada dalam neraka.
Wahai Rasulullah saw. betapa indahnya dirimu, engkau suri tauladan
yang baik.
Wahai Rasulullah engkau adalah sebaik-baik ciptaan yang diciptakan
oleh Allah swt.
Wahai Rasulullah saw. betapa dinantikannya dirimu, hingga para Nabi
sebelummu pun ingin menjadi umatmu.
Wahai Rasulullah saw. betapa dicintainya engkau, hinga saat engkau
wafat tiada yang percaya bahkan sahabat `Umar berkata: "Tak seorangpun
yang kudengar menyebut Rasulullah saw. wafat, melainkan ia akan
kupancung dengan pedangku ini!"
Wahai Rasulullah saw. sungguh diri ini, ruh ini dan seluruh umatmu
umat muslim mencintai dan merindukanmu, maka berilah syafa'at kepada
kami dihari akhirat nanti agar kami dapat berkumpul dengan engkau di
surga Allah swt.
Sungguh tiada kesenangan yang melebihi kesenangan disaat terlantunkan
kalimat-kalimat Al-Qur'an.
Sungguh tiada kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan disaat teringat
akan kabar gembira yang dijanjikan Allah swt dalam setiap ayat al-Qur'an.
Sungguh tiada kesedihan melebihi kesedihan disaat terbaca kalimallah
yang mengabarkan tentang kepedihan yang akan kau berikan kepada
orang-orang yang lalai.
Sungguh tiada ketakutan yang melebihi ketakutan akan azabMu yang pedih.
Dan sungguh tiada ketenangan dan kedamaian yang tercipta layaknya saat
terlantunkan lisan dan hati mengucap LA ILAHA ILALLAH MUHAMMADUR
RASULULLAH.
Ya Allah semoga tulisan ini dapat menyegarkan hati umat Islam dan
mengabarkan betapa mulianya manusia yang Kau ciptakan sebagai khataman
nabiyyin. Semoga kami yang membaca tulisan ini Kau masukkan ke dalam
golongan orang-orang yang Kau ampuni dosanya dan orang-orang yang
mendapatkan syafa'at dari Baginda Nabi Muhammad saw.
Ya Allah Ya Rahman kumpulkanlah kami umat Muhammad bersama kekasihMU
kekasih kami Muhammad bin `Abdillah.
Ya Allah Ya Rohim dirikanlah kami pada shaf terdepan bersama manusia
terindah habibana Muhammad di yaumil qiyamah nanti.
Ya Allah Ya Wadud ikatlah kecintaan kami pada al-Musthafa Muhammad
sebagai bukti nyata kecintaan kami padaMU.
Ya Allah Ya Muhyi hidupkanlah kembali sunah-sunah NabiMu yang kini
mulai terlibas kemerosotan Adab.
Ya Allah Ya Mumit matikanlah hati kami dari hawa nafsu akan dunia dan
tiupkanlah kerinduan kepadaMu dan kekasihMu Muhammad.
Ya Allah Ya Quddus sucikanlah hati kami dari kemunafikan dan segala
penyakit hati yang dapat menarik kami ke murkaMu.
Ya Allah Ya Salam berilah kami kesejahteraan keberkahan dunia dan akhirat.
Ya Allah Ya Mukmin anugerahilah kami keamanan dari murka dan azabMu,
sungguh kami para pecinta al-Musthafa Muhammad
Ya Allah Ya Aziz Muliakanlah kami para muslim pecinta Muhammad di
dunia dan di akhirat.
Ya Allah Ya Khalik ciptakanlah cahaya mahabbah rasul di hati setiap
muslim.
Amiin ya robbal `Alamiin.
Hai para rekan pemuda masihkah kini ada secercah kecintaan pada
Nabimu, masihkah kalian mengingat sunah-sunah yang diwariskan pada
umatnya, yaitu kalian pemuda muslim, masihkah ada jiwa-jiwa para ahli
Badr di masa ini. Sungguh bila kalian cerna dan dalami agama Islam
yang dibawa Saw, pastinya kalian akan mencintai Muhammad, mari
ikrarkan dalam hati bahwa kekasihku Muhammad, idolaku Muhammad, dan
tiada yang lain makhluk yamg kucinta melebihi kecintaanku kepada
Muhammad. Syiarkanlah rasa mahabbah kepada Rasul saw ke seluruh
penjuru untuk menegakkan kembali risalah-risalah yang ditinggalkan
Rasul saw. Ajaklah teman, saudara dan para umat muslim sekitarmu untuk
mengagungkan Muhammad habiballah dan perdengarkanlah qasidah berisi
shalawat untuk menyuburkan pohon kecintaan kepada Muhammad saw.
Hadirkanlah taman surga di rumah-rumahmu, di lingkunganmu. Apa itu
taman surga? Taman surga yang telah dihadirkan di dunia salah satunya
adalah majlis-majlis ta'lim maka hadirilah majlis itu apakah kalian
tak mau menikmati surga, Allah telah memberi salah satu kenikmatan
surga yaitu majlis ta'lim dimana di dalamnya diagungkan Allah SWT dan
dimuliakannya kekasihnya Muhammad saw, ataukah kalian tidak
menginginkan surga? Mari kita hidupkan lagi taman-taman surga yang
mulai ditelan keasyikan televisi dan kenikmatan dunia yang sudah
dipenuhi pancingan dan undangan kepada kemurkaan Allah SWT. Bukankah
sebuah ketenangan sejati akan datang disaat dekat dengan Rabb yang
menciptakanmu.
Sungguh sebuah keindahan yang tiada tergambarkan di atas canvas dan
tiada tertuliskan di atas kertas jika dunia ini dipenuhi para pecinta
Rasul saw.
Wallahu waliyyut taufiq.
"Hasbunallah wa Niqmal wakiil"
WALLAHUALAM BISHAWAB
Di Akhir zaman ini telah banyak diperlihatkan bukti-bukti nyata
kebesaran dan kekuasaan Allah akan makhluk-makhlukNya sebagai kabar
peringatan akan kemuliaan Allah, yang dimana telah banyak manusia yang
kufur nikmat, berhobikan maksiat, dan telah berani melakukan hal-hal
yang pastinya akan mengundang kepada murka Allah SWT. Majlis-majlis
Zikir maupun majlis ta'lim telah banyak ditinggalkan demi mendatangi
kerumunan di panggung-panggung syetan `alaihi laknatullah. Terlihat
betapa hebat azab kecil dunia yang di bentangkan oleh Allah, tahukah
kalian 1 detik nanti mungkin rumah kalian akan rubuh ataukan tanah
lapang akan terbelah dan gunung-gunung akan meletus saling
menyahut…..tidak ada sulit bagi Allah, kehendakNya sungguh-sungguh
adalah milikNya…Namun betapa mulianya Allah di saat kemaksiatan
semakin banyak terhadap di hadapanNya tetapi Ia masih mencurahkan
hujan kasih sayangNya kepada semua makhluk…Syukur kita terhatur ke
haribaan Allah SWT
sahal.